17 October 2016
17 October 2016,
 Off

Marc Marquez kembali menjadi juara dunia MotoGP setelah berhasil finis tercepat di GP Jepang, di sirkuit Motegi, Ahad (16/10). Seperti dilaporkan laman resmi MotoGP, Pembalap Honda itu memastikan gelar juara dunia ketiga MotoGP di Motegi setelah dua rival dari Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo gagal finis setelah terjatuh pada sela balapan. Pada usia 23 tahun, Marquez menjadi pembalap termuda yang berhasil meraih tiga juara dunia.

Marquez merupakan pebalap termuda yang berhasil mendapatkan lima gelar juara dunia. Dia memegang gelar juara dunia kelas 125cc pada 2010, lalu Moto2 pada 2012. Tiga gelar lainnya didapatkan di kelas MotoGP yakni pada 2013, 2014, dan 2016.

Marquez memulai debut kejuaraan dunia balap motor pada 2008 saat usianya baru 15 tahun. Meski berstatus rookie, saat Marquez kerap menjadi bahan utama pemberitaan setelah meraih podium meski hanya enam kali balapan. Pada 2009, Marquez kembali berhasil meraih hasil podium sebelum akhirnya berhasil menjadi juara dunia kelas 125 cc pada 2010 lewat 10 kemenangan dari 14 seri balap.

Di kelas Moto2, setahun berikutnya, Marquez memulai musim balapan dengan berbagai kesulitan meski selanjutnya berhasil menang pada tujuh seri untuk memburu pemuncak klasemen saat itu, Stafan Bradl. Yang paling fenomenal adalah saat Marquez berhasil meraih podium di sirkuit Philip Island, Australia, meski start dari posisi ke-38.

Kecekalaan serius di Sepang kemudian mencegahnya untuk menjadi juara dunia pada musim pertamanya di kelas Moto2. Setelah sukses menjalani operasi untuk memperbaiki pengelihatannya akibat kecelakaan di Sepang, Marquez kembali untuk kemudian mendominasi musim balap sekaligus meraih gelar juara dunia Moto2 pada 2012. Pada seri penutup di GP Valencia, Marquez menjadi juara meski start dari baris belakang.

Penampilan gemilang Marquez di kelas Moto2 membuat Repsol Honda tertarik dan kemudian mengontraknya untuk menggantikan Casey Stoner yang pensiun. Honda tak salah memilihnya karena Marquez menjadi rookie pertama yang berhasil menjadi juara MotoGP pada kurun 35 tahun terakhir. Di GP Amerika, Marquez bahkan menjadi pembalap termuda yang pernah menjuarai balapan MotoGP.

Pada 2014, Marquez meningkatkan standarnya terhadap pembalap lain lewat 10 kemenangan beruntun sejak awal musim. Rekan setimnya, Dani Pedrosa sempat menghentikan laju Marquez. Namun, pembalap asal Spanyol itu kemudian kembali berhasil menjadi juara di Silverstone, Inggris dan menjadi juara dunia MotoGP untuk kali kedua di sirkuit Motegi, tuan rumah pabrik motor Honda.

Musim balap 2015 sebenarnya diawali Marquez dengan kemenangan di Austin, Texas. Namun, banyaknya kecelakaan dan kehilangan angka membuatnya tak bisa mempertahankan gelar juara dunia dari incaran dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Sampai akhirnya insiden bersejarah di sirkuit Sepang, Malaysia terjadi saat Marquez dan Rossi bersitegang di dalam dan luar trek hingga berujung sanksi untuk the Doctor. Lorenzo menjadi juara dunia pada tahun ini.

Banyaknya kesalahan saat balapan yang dibuat pada 2015 menjadi pelajaran berharga buat Marquez. Pada musim ini, Marquez terlihat lebih tenang dan membalap dengan penuh kontrol meski tetap berani untuk berduel dengan pembalap manapun, termasuk Rossi. Lima kali kemenangan dan berhasil meraih angka pada semua seri balapan cukup bagi Marquez untuk akhirnya kembali menjadi juara dunia MotoGP di sirkuit Motegi, hari ini. “Saya merasakan banyak tekanan pada diri saya pada tahun ini,” kata Marquez, seusai balapan.

sumber

Comments are closed.