Aki Yuasa Pafecta untuk Mobil | PT. Santi Yoga

Hasil Pencarian :
- Tipe Produk : Pafecta
- Tipe Kendaraan : Mobil
Halaman 2 dari 3, menampilkan 12 produk dari total 33 produk
N-70ZL
Pafecta

N-70ZL

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 75 AH
Dimensi Panjang : 305 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 14.05 KG
CCA : 530
N-70Z
Pafecta

N-70Z

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 75 AH
Dimensi Panjang : 305 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 14.05 KG
CCA : 530
N-70
Pafecta

N-70

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 70 AH
Dimensi Panjang : 305 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 12.62 KG
CCA : 465
NS-70L
Pafecta

NS-70L

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 65 AH
Dimensi Panjang : 260 mm
Dimensi Tinggi : 201 mm
Berat : 12.1 KG
CCA : 465
NS-70
Pafecta

NS-70

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 65 AH
Dimensi Panjang : 260 mm
Dimensi Tinggi : 201 mm
Berat : 12.1 KG
CCA : 465
N-50ZL
Pafecta

N-50ZL

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 60 AH
Dimensi Panjang : 260 mm
Dimensi Tinggi : 201 mm
Berat : 10.75 KG
CCA : 395
N-50Z
Pafecta

N-50Z

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 60 AH
Dimensi Panjang : 260 mm
Dimensi Tinggi : 201 mm
Berat : 10.75 KG
CCA : 395
N-50L
Pafecta

N-50L

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 50 AH
Dimensi Panjang : 260 mm
Dimensi Tinggi : 201 mm
Berat : 9.19 KG
CCA : 325
N-50
Pafecta

N-50

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 50 AH
Dimensi Panjang : 260 mm
Dimensi Tinggi : 201 mm
Berat : 9.19 KG
CCA : 325
NS-60L(S)
Pafecta

NS-60L(S)

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 45 AH
Dimensi Panjang : 238 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 8.38 KG
CCA : 325
NS-60L
Pafecta

NS-60L

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 45 AH
Dimensi Panjang : 238 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 8.38 KG
CCA : 325
NS-60(S)
Pafecta

NS-60(S)

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 45 AH
Dimensi Panjang : 238 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 8.38 KG
CCA : 325

FAQ — Aki Yuasa Pafecta

Secara teknis, usia pakai sangat bergantung pada siklus pengisian alternator dan beban kelistrikan mobil. Pafecta ini mengusung teknologi dry charge, artinya pelat timahnya tidak akan aktif beroksidasi selama belum terkena elektrolit. Jika maintenance cairan presisi, masa pakainya bisa melampaui standar.
Wajib mutlak! Anda harus mengontrol berat jenis (specific gravity) dan volume elektrolit (H2SO4) agar tetap di antara ambang UPPER dan LOWER LEVEL. Kekurangan cairan membuat sel overheating, sementara kelebihan berisiko overspill yang memicu korosi terminal. Lap sisa kotoran dengan kain lembab untuk mencegah percikan statis (static spark).
Indikator utamanya adalah penurunan nilai Cold Cranking Amps (CCA). Gejala fisiknya, dinamo starter terasa berat saat cranking. Ini terjadi akibat Sulfation—mengerasnya kristal timbal sulfat pada pelat yang membuat resistensi internal aki naik drastis.
Mobil yang diam akan mengalami self-discharge. Data riset 95% aki mati konyol akibat undercharge berkepanjangan yang memicu sulfasi kronis. Solusi teknisnya: panaskan mesin secara rutin agar alternator dapat menyuplai tegangan ideal untuk merontokkan bibit sulfat.
Segera lakukan penggantian saat diukur menggunakan battery tester nilai CCA dan State of Health (SoH)-nya sudah drop di bawah batas toleransi, atau jika secara visual terlihat casing aki mulai melengkung (bulging), retak, dan sel di dalamnya rontok.